Yang Paling Dikeluhkan Warga Saat Kebakaran Melanda TPAS
Kebakaran melanda TPAS Landoh Kecamatan Sulang.
Kebakaran melanda TPAS Landoh Kecamatan Sulang.

Sulang – Kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Desa Landoh, Kecamatan Sulang mengakibatkan brak – brak penampungan sampah milik para pemulung turut ludes terbakar.

Kejadian di TPAS Landoh ini termasuk kebakaran cukup panjang, karena terjadi sejak Minggu siang. Bahkan sampai Senin dini hari (10 September 2018), sisa – sisa api belum sepenuhnya padam.

Ahmad Khoiron, seorang warga Desa Landoh, Kecamatan Sulang menuturkan api menjalar cukup cepat, karena tiupan angin kencang. Si jago merah meluluhlantakkan brak penampungan milik pemulung yang lokasinya berada di sebelah selatan TPAS. Selain itu, kepulan asap pekat membuat masyarakat sekitar lokasi mengalami sesak nafas. Ia mendesak Pemerintah Kabupaten Rembang meningkatkan prosedur pengamanan TPAS, sehingga bisa menekan kejadian kebakaran.

“Api cepat sekali kok, kita turun tangan, agar tidak menjalar ke permukiman penduduk. Sudah sangat dekat soalnya. Asapnya bikin sesak nafas. Mbok yao ada yang bagi – bagi masker, sebagai bentuk kepedulian. Nggak ada sama sekali, jadi pemerintah jangan hanya memikirkan upaya perluasan TPAS saja, “ kata Khoiron.

Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat dan Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Rembang, Wiyoto mengakui proses pemadaman TPAS tergolong lebih sulit, jika dibandingkan dengan penanganan kebakaran bangunan. Hal itu karena banyak sekali tumpukan plastik yang mudah terbakar. Petugas Damkar bahkan harus siaga di lokasi sampai Minggu malam.

“Penyemprotan air harus dengan cara membuka tumpukan sampah, biar sampai ke paling bawah. Kalau nggak gitu, apinya sulit padam. Alhamdulilah api nggak sampai menjalar ke perumahan, “ ungkapnya.

Sementara itu, kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Rembang, Suharso menyatakan pihaknya sudah memerintahkan petugas penjaga TPAS, meningkatkan pantauan situasi. Diharapkan titik api sekecil apapun dapat ditangani lebih cepat, sehingga tidak meluas.

Begitu pula warga yang biasa memungut sampah di TPAS, Suharso mengimbau ikut menjaga dan tidak membuang puntung rokok sembarangan. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *