Alasan Kenapa Suporter Bergerombol Di Depan Kamar Ganti Pemain PSIR
Suporter PSIR Rembang meluapkan kekecewaan di depan ruang ganti pemain PSIR, seusai pertandingan melawan Aceh United, Sabtu sore (08/09).
Suporter PSIR Rembang meluapkan kekecewaan di depan ruang ganti pemain PSIR, seusai pertandingan melawan Aceh United, Sabtu sore (08/09).

Rembang – PSIR Rembang gagal meraih poih di kandang sendiri, saat menjamu Aceh United dalam lanjutan kompetisi Liga 2, Sabtu sore (08 September 2018).

PSIR Rembang kalah 1 – 0, melalui gol yang dicetak pemain Aceh United, Taufiq Aqsar pada menit ke 33. Taufiq merupakan pemain yang baru masuk. Sekali menendang bola, langsung menghasilkan gol. Setelah itu, permainan cenderung monoton. Memasuki babak kedua, skuad PSIR meningkatkan ritme serangan. Namun sejumlah peluang, gagal membuahkan gol. Kedudukan 1 – 0 tetap bertahan sampai wasit meniupkan peluit panjang.

Pelatih Aceh United, Simon Pablo Elissetche mengatakan Taufiq memiliki keunggulan tendangan keras, sehingga sengaja dimasukkan untuk memecah kebuntuan. Sejak awal timnya menargetkan mampu meraih poin. Ternyata berhasil menang atas PSIR, menurut Simon sangat memuaskan, sehingga bisa menjauh dari zona degradasi.

“Begitu dapat mencetak gol, permainan mulai berkembang. Kami lebih banyak defense, dan mengandalkan serangan balik. Kebetulan Aceh bersaing dengan PSIR di zona degradasi, jadi kemenangan ini dapat membuat Aceh naik ke papan tengah. Persaingan sangat ketat, “ ujar pelatih asal Chili ini.

Pelatih PSIR Rembang, Uston Nawawi menganggap pemain Aceh United mampu mencetak gol, karena tidak ada yang menganggu atau mengeblok tendangan Taufiq. Meski demikian ia tetap mengapresiasi kerja keras pemainnya, berjuang sekuat tenaga untuk meraih poin.

“Sore ini sebenarnya pemain sudah tampil bagus, tapi nggak bisa cetak gol. Beberapa waktu lalu saat bertanding lawan Persiraja Banda Aceh, permainan menurun, tapi kita bisa buat 1 gol kemenangan. Ya seperti inilah sepak bola, “ pungkasnya.

Kekalahan PSIR Rembang di kandang sendiri, membuat kalangan suporter kecewa berat. Seusai pertandingan, mereka sempat bergerombol di depan ruang ganti pemain PSIR, sambil melontarkan kalimat bernada protes.

“Ya kami nggak menyalahkan pemain, karena bisa jadi mereka kurang semangat, akibat belum gajian. Mohon yang tangani tim tanggap, selamatkan dong PSIR, “ kata salah satu suporter. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *