Rembang Dikepung Curanmor, Dari Parkiran Kafe Hingga Puskesmas
TKP Curanmor di Desa Kalitengah, Kecamatan Pancur. (gambar atas) Polisi mendatangi TKP Curanmor di parkiran Kafe Maya, Kamis pagi.
TKP Curanmor di Desa Kalitengah, Kecamatan Pancur. (gambar atas) Polisi mendatangi TKP Curanmor di parkiran Kafe Maya, Kamis pagi.

Rembang – Pencurian sepeda motor dalam dua hari terakhir ini sangat marak terjadi di berbagai lokasi. Tercatat kasus yang dilaporkan polisi, 6 unit sepeda motor hilang.

Rabu pagi (29/08) misalnya, diketahui dua unit sepeda motor amblas dari halaman parkir Puskesmas Kragan II, pinggir jalur Pantura Desa Plawangan Kecamatan Kragan.

Kedua unit sepeda motor, masing – masing Honda Scoopy K 2563 CW milik Bakrun Riyanto (34 tahun) warga Desa Pandangan Kulon Kecamatan Kragan, dan motor Honda Vario K 3981 BW milik Ahmad Munadi (35 tahun) warga Desa Labuhan Kidul Kecamatan Sluke.

Semula Bakrun pada Selasa malam menjenguk ibunya yang menjalani perawatan di Puskesmas Kragan II. Saat akan pulang Rabu pagi, motor sudah hilang. Ia menanggung kerugian Rp 17 Jutaan. Saat peristiwa itu ramai menjadi bahan pembicaraan, Ahmad Munadi mencoba mengecek motornya di halaman parkir, ternyata juga ikut hilang. Akibat motor Varionya digondol maling, Munadi mengalami kerugian Rp 19 Jutaan.

2 motor hilang dalam semalam, membuat masyarakat yang biasa datang ke Puskesmas Kragan II was – was, terhadap sistem pengamanan di tempat layanan kesehatan tersebut.

Duryat Widagdo, seorang warga Desa Sumurpule Kecamatan Kragan mempertanyakan apakah pengelola parkir mau mengganti, dikala ada kehilangan motor seperti itu. Duryat juga berharap keamanan ditingkatkan, supaya pasien beserta keluarganya merasa tenang menitipkan sepeda motor.

“Di karcis kan ada tulisan kalau ada kehilangan, pihak parkir nggak nanggung. Tapi ketika kejadiaanya kayak gini, ya masyarakat semakin khawatir. Mohonlah, bisa diperketat pengamanan parkirnya, “ ujar Duryat.

Kapolsek Kragan, Iptu Setiyanto membenarkan ada unsur kelalaian tukang parkir Puskesmas Kragan II, Hanafi (45 tahun), warga Desa Plawangan. Mestinya pada malam hari, pintu gerbang ditutup dan dikunci. Namun waktu kejadian, justru dalam keadaan terbuka. Hanafi sendiri tertidur, sehingga tidak mengetahui aksi pencurian motor.

“Hanafi kita korek keterangannya. Soal tersangka sejauh ini belum terdeteksi siapa. Sampai sekarang masih proses penyelidikan, “ terangnya.

Selain di Kecamatan Kragan, pencurian motor menimpa Marjud (48 tahun), warga Dusun Ngebrak Desa Tlogotunggal, Kecamatan Sumber. 1 unit motor miliknya jenis Honda Kharisma yang diparkir di teras rumah hilang, dan baru diketahui Kamis (30 Agustus 2018) sekira pukul 05.00 Wib. Pencuri bisa masuk dengan cara merusak gembok pagar depan rumah.

Peristiwa serupa juga terjadi di tempat parkir Kafe Maya Desa Gegunung Wetan, Kecamatan Rembang Kota, Kamis pukul 00.30 dini hari. Motor yang dibawa kabur pencuri jenis Honda Vario 150 K 5112 ZM, milik Taufiq Ardy Hartanto. Di dalam jok motor terdapat STNK kendaraan dan HP Xiaomi. Aksi pencurian motor terekam kamera pengintai CCTV. Pelakunya seseorang mengenakan helm dan berjaket, sehingga tidak terlihat jelas wajahnya.

Di lokasi lain, tepatnya Desa Kalitengah Kecamatan pancur, 2 motor milik Kunzaeni diketahui hilang sekira pukul 04.30 Wib Kamis pagi. Motor ditaruh di dalam rumah, masing – masing Honda Prima K 3525 DD dan Honda Kharisma K 6543 ED. Pencuri masuk lewat pintu dapur bagian belakang. (MJ – 81).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *