Kebakaran Di Waru : “Api Berkobar Besar, Kepulan Asap Membumbung Tinggi…”
Kebakaran gudang rosok di Desa Waru, Rembang, Rabu malam.
Kebakaran gudang rosok di Desa Waru, Rembang, Rabu malam.

Rembang – Kebakaran lokasi usaha rosok terjadi di Desa Waru, Kecamatan Rembang Kota, Rabu (22/08) sekira pukul 21.00 Wib.

Api berkobar sangat besar di gudang rosok milik Tugiran, yang berada di kawasan RT 03 RW 03 tersebut. Kepulan asap membumbung tinggi, bahkan bisa terlihat dari kejauhan.

Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat Dan Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Rembang, Wiyoto menjelaskan setelah pihaknya menerima laporan sekira pukul 21.28 Wib, anggota langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Proses pemadaman membutuhkan waktu sangat lama hingga Rabu tengah malam, karena di dalam usaha rosok terdapat barang – barang yang mudah terbakar. Fokus regu Damkar yakni jangan sampai si jago merah menjalar ke bangunan rumah, mengingat posisi usaha rosok berdekatan dengan perumahan penduduk.

“Jadi tumpukan plastik, kemudian barang – barang bekas bahan karet kan mudah terbakar. Begitu kena api, pasti akan awet lama. Makanya penyemprotan air memakan waktu sangat lama. Semua kekuatan armada kendaraan, kita kerahkan semua ke TKP, “ jelasnya.

Wiyoto menambahkan 2 unit mobil pemadam kebakaran dan 3 truk tangki berada di lokasi kebakaran. Karena masih belum cukup, 2 truk tangki milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), juga turut membantu. Api memang sempat mengenai bangunan rumah jerami di dekat rosok, namun tak sampai habis terbakar.

“Truk tangki bolak – balik, jadi ngambil air ke bak penampungan di depan posko Damkar. Sudah nggak keitung berapa kali. Yang mobil Damkar stand bye di sisi utara dan selatan gudang rosok. Alhamdulilah pemadaman bisa selesai, “ imbuh Wiyoto.

Belum diketahui pasti penyebab kebakaran yang melanda gudang rosok milik Tugiran. Kepala Desa Waru, Daryono menduga bisa jadi karena ada yang membakar sampah. Lantaran tiupan angin, kemudian api menjalar ke tumpukan barang bekas. (MJ – 81).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *