Sholat I’ed Di Jalur Pantura, Polisi Fokus Pengamanan
Suasana sholat i’ed di Masjid Desa Plawangan dan Balongmulyo, Kecamatan Kragan, Rabu pagi.
Suasana sholat i’ed di Masjid Desa Plawangan dan Balongmulyo, Kecamatan Kragan, Rabu pagi.

Kragan – Hari Raya Idul Adha yang jatuh hari Rabu, (22/08) disambut antusias umat Islam di Kabupaten Rembang. Bahkan ratusan orang jemaah harus rela menunaikan ibadah sholat i’ed di jalur Pantura, meluber sampai keluar Masjid.

Kondisi semacam itu terjadi di Masjid An Nur Desa Balongmulyo dan Masjid Al-Usman Desa Plawangan, Kecamatan Kragan. Di Masjid Al-Usman Plawangan, situasinya jauh lebih ramai. Shaf jemaah yang sholat i’ed berjajar rapi, memakan hampir separuh jalan jalur Pantura.

Amin, salah satu jemaah warga Desa Plawangan mengatakan tiap hari besar keagamaan, seperti Idul Fitri maupun Idul Adha memang terjadi lonjakan umat yang ingin menunaikan ibadah sholat i’ed. Meski bangunan Masjid Al-Usman sudah lumayan besar, namun tetap saja belum mampu menampung jemaah.

“Jadi ya seperti ini mas, sebagian jemaah sholat di jalur Pantura. Di tengah lalu lalang kendaraan. Tapi insyaallah tidak mengurangi makna dan kekusyukan dalam beribadah, “ ujarnya.

Kepala Unit Binmas Polsek Kragan, Aipda Muntari, SH menjelaskan semula pihaknya melakukan pengamanan di Masjid Desa Balongmulyo. Begitu selesai, langsung bergeser menuju Masjid Plawangan. Polisi memasang rambu – rambu pembatas di tengah jalan, sekaligus mengatur lalu lintas.

“Dalam waktu 30 Menit saya geser 2 lokasi. Di Balongmulyo, ada 350 an jemaah, sedangkan Plawangan 400 orang lebih. Alhamdulilah semua berjalan lancar sampai selesai. Kendaraan dari arah barat maupun timur, bisa saling bergantian. Jadi nggak masalah, “ terangnya.

Sementara itu, sehabis sholat i’ed, warga melanjutkan dengan penyembelihan hewan qurban. Pelaksana Tugas Kepala Bidang Peternakan Dan Kesehatan Hewan pada Dinas Pertanian Dan Pangan, Idham Rachmadi menyatakan pihaknya sejak beberapa hari lalu sudah menerjunkan tim pemantau hewan qurban. Secara umum, kondisi hewan qurban sehat. Namun ada temuan 8 ekor kambing menderita sakit mata dan cacar mulut, serta 7 ekor hewan qurban belum cukup umur.

“Selain memeriksa kualitas hewan qurban, kami gelar pelatihan untuk modin dan pejagal, gimana tekhnik pemotongan hewan qurban yang benar, “ beber Idham. (MJ – 81).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *