Mengintip Dibalik Layar Paskibra, Seketika Tangis Langsung Pecah
Pasukan pengibar bendera saat berada di Alun – Alun Rembang. (Gambar atas) Sejumlah anggota Paskibra menangis, usai melaksanakan tugasnya, Jum’at pagi (17/08).
Pasukan pengibar bendera saat berada di Alun – Alun Rembang. (Gambar atas) Sejumlah anggota Paskibra menangis, usai melaksanakan tugasnya, Jum’at pagi (17/08).

Rembang – Tangis haru bahagia dari pasukan pengibar bendera (Paskibra) seketika langsung pecah, begitu pengibaran bendera selesai, dalam peringatan HUT Kemerdekaan RI ke – 73 di Alun – Alun Rembang, Jum’at pagi (17/08).

Dari Alun – Alun, 75 anggota Paskibra langsung berjalan menuju halaman hotel, sebelah timur Alun – Alun. Hotel yang menjadi tempat karantina anggota Paskibra, sejak tanggal 14 Agustus lalu. Satu sama lain, saling berpelukan. Bahkan sebagian Paskibra perempuan tak kuasa menahan tangis, merasakan betapa latihan selama sebulan yang menguras waktu dan tenaga, akhirnya lunas terbayarkan.

Salah satu instruktur Paskibra dari Polres Rembang, Aiptu Hartono memaklumi anggota Paskibra menangis seperti itu, lantaran mereka merasa sudah melewati banyak gemblengan. Pada hari yang ditunggu – tunggu, ternyata berhasil mengibarkan bendera dengan baik.

“Rasa bangga itu yang membuat pelajar dari berbagai sekolah tersebut tak kuat menahan tangis. Ya ndak apa – apa, sekedar untuk meluapkan rasa yang campur aduk. Kami sebagai instruktur ikut senang, larut dalam tangis bahagia mereka, “ jelasnya.

Aiptu Hartono menambahkan selama latihan, pihaknya senantiasa menekankan agar satu sama lain untuk saling mengenal dan harus akrab, karena mereka pada dasarnya satu tim. Semangat persaudaraan sesama personel, benar – benar terbangun.

“Kenali teman kalian, karena dengan begitu bisa menyatu dalam satu barisan. Biar punya tanggung jawab, susah senang bersama – sama, “ imbuhnya.

Selain 75 pelajar yang menjadi anggota Paskibra tingkat Kabupaten Rembang, ada pula 1 pelajar lainnya asal Kabupaten Rembang lolos dalam seleksi Paskibra tingkat Provinsi Jawa Tengah, yakni Aditya Mahendra, dari SMA N I Rembang. (MJ – 81).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *