Jelang Laga PSIR Menjamu Persis, Begini Hasil Kesepakatan Kedatangan Suporter
Suporter PSIR Rembang memasang spanduk dukungan terhadap PSIR di depan Stadion Krida, belum lama ini.
Suporter PSIR Rembang memasang spanduk dukungan terhadap PSIR di depan Stadion Krida, belum lama ini.

Rembang – Suporter Persis Solo dipastikan tidak datang dalam pertandingan PSIR Rembang dengan Persis Solo di Stadion Krida Rembang, Rabu sore (25 Juli 2018).

Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Pertandingan PSIR, Tri Cahyo Rismawanto menjelaskan berdasarkan hasil koordinasi dengan aparat kepolisian di Solo, Panpel pertandingan dan perwakilan suporter Solo, bersama aparat kepolisian di Rembang, disepakati tidak ada suporter Persis Solo datang ke Rembang.

Kalau mereka nekat, dikhawatirkan rawan memicu bentrok antar suporter, seperti yang terjadi tahun 2017 lalu. Begitu pula ketika putaran kedua Liga 2 nanti, suporter PSIR tidak diperbolehkan untuk datang ke Solo.

“Kita berkaca pada tahun 2017 lalu. Jadi masalah ini jauh – jauh hari kami koordinasikan. Perwakilan suporter Persis sudah menyampaikan tidak datang ke Rembang. Saya pribadi menyampaikan terima kasih atas bantuan mereka mengkondisikan. Semata – mata hal ini demi kebaikan bersama, “ ujar Tri.

Tri Cahyo Rismawanto menambahkan seandainya suporter Persis Solo datang secara perseorangan tanpa atribut, bisa saja terjadi. Dari aparat Polres Rembang, berencana melakukan penyisiran di daerah perbatasan Rembang – Blora dan Rembang – Pati, guna menangkal kedatangan suporter Persis Solo.

“Terkait kedatangan pemain Persis Solo, tiba di Rembang, Senin malam. Mereka akan mencoba lapangan Stadion Krida, Selasa pagi (24/07). Soal penyisiran suporter dan dari sisi keamanan, kami serahkan kepada aparat kepolisian, ” imbuh warga Kelurahan Leteh, Rembang ini.

Pada musim kompetisi Liga 2 tahun 2017 lalu, pertandingan antara PSIR Rembang menjamu Persis Solo diwarnai kericuhan antar suporter. Belasan orang terluka, akibat terkena lemparan batu maupun terinjak – injak sesama penonton.

Pertandingan kala itu berkesudahan 1 – 0. Karena tidak kondusif, pertandingan dilanjutkan tanpa penonton di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur. Laga berakhir dengan skor 1 – 1. Kejadian tersebut membuat hubungan suporter PSIR dengan Persis Solo belum membaik sampai sekarang. (MJ – 81).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *