Truk Tebu Hantam Pohon, Bapak Dan Anak Tewas
Kecelakaan truk tebu di Desa Mlagen, Kecamatan Pamotan, Selasa sore.
Kecelakaan truk tebu di Desa Mlagen, Kecamatan Pamotan, Selasa sore.

Pamotan – Kecelakaan lalu lintas terjadi di pinggir jalan raya Desa Mlagen, Kecamatan Pamotan, Selasa (17/07) sekira pukul 16.00 WIB. Sebuah truk menghantam pohon, hingga menimbulkan 2 korban meninggal dunia, dengan luka parah.

Keduanya yakni Sigid Sudarno (45 tahun), dan Nur Sahril Ajib, warga RT 02 RW 03 Desa Tegalarum, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati. Sigid merupakan pengemudi truk, sedangkan Nur Sahril penumpang truk. Belakangan diketahui Sigid dan Nur merupakan bapak dan anak.

Menurut hasil olah TKP kepolisian, awalnya truk bernomor polisi K 1324 RC itu melaju dari arah utara ke selatan. Truk mengangkut muatan tebu, berjalan menurun, kemudian oleng ke kiri. Diperparah jalan rusak, laju truk tidak terkendali, akhirnya menghantam pohon mahoni di pinggir jalan. Setelah kecelakaan tunggal, sang sopir truk menderita cedera berat pada bagian kepala dan dada memar, sedangkan penumpangnya, Nur Sahril mengalami cedera kepala. Korban sempat terjepit di dalam kabin cukup lama. Masyarakat harus membongkar muatan tebu dulu, sebelum mengevakuasi keduanya.

Kepala Unit Laka Satuan Lalu Lintas Polres Rembang, Ipda Ryan Mitha Pangesty ketika dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut.

“Yang pertama polisi datang ke lokasi untuk mengevakuasi korban. Setelah itu membawanya ke rumah sakit dr. R. Soetrasno Rembang. Setelah itu kita gelar olah TKP, sekaligus meminta keterangan saksi di sekitar lokasi kecelakaan, “ terangnya.

Peristiwa kecelakaan di Desa Mlagen, Kecamatan Pamotan ini sontak menyedot perhatian masyarakat. Sampai Selasa malam, truk yang menabrak pohon tersebut menjadi tontonan warga, termasuk oleh pengguna jalan yang melintas. Mereka memilih berhenti, sehingga suasana bertambah ramai. (MJ – 81).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *