Jemaah Terbagi Dalam 3 Kloter, Dua Orang Sudah Dinyatakan Batal Berangkat
Kegiatan manasik haji di Kabupaten Rembang, beberapa waktu lalu.
Kegiatan manasik haji di Kabupaten Rembang, beberapa waktu lalu.

Rembang – Jemaah calon haji di Kabupaten Rembang terbagi dalam 3 kelompok terbang (Kloter). Masing – masing Kloter 62 sebanyak 355 orang, Kloter 63 mencapai 355 orang dan Kloter 64 jumlah jemaah 183 orang. Khusus Kloter 64, jemaah dari Kabupaten Rembang bergabung dengan jemaah asal Kabupaten Jepara.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rembang, Atho’illah Muslim menjelaskan saat ini pihaknya menyiapkan bimbingan manasik haji, pembinaan ketua regu dan ketua rombongan, serta mematangkan tekhnis pemberangkatan. Ia meminta kepada para jemaah untuk menjaga kesehatan. Termasuk harus rutin olahraga pada pagi hari, agar fisiknya lebih kuat.

“Kalau pagi ba’da Subuh jalan kaki. Makannya harus dijaga, istirahatnya juga begitu. Bagaimanapun haji ini termasuk ibadah fisik, jadi keprimaan kesehatan sangat penting, “ jelasnya.

Athoillah Muslim menambahkan Kloter 62 dan 63 akan mulai masuk asrama haji Donohudan pada tanggal 03 Agustus 2018, sedangkan Kloter 64 giliran tanggal 04 Agustus 2018.

Informasi yang diterima Kementerian Agama Kabupaten Rembang, ada 2 jemaah Kloter 64 batal berangkat, sehingga jumlah akhir 181 orang. Masing – masing Afwah Dimyati, warga Desa Ngemplak, Kecamatan Lasem, lantaran meninggal dunia dan Rocwidati, warga Desa Mondoteko, Rembang, karena alasan sakit. (MJ – 81).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *