Tersenggol Galah Bambu, Pemancing Ikan Ditemukan Tewas
Suasana pencarian hingga jenazah korban ditemukan, Sabtu sore.
Suasana pencarian hingga jenazah korban ditemukan, Sabtu sore.

Sulang – Pemancing ikan yang hilang tenggelam di Embung Sudo, Kecamatan Sulang akhirnya ditemukan, Sabtu (12 Mei 2018) sekira pukul 16.15 WIB.

Setelah dicari 4 jam lebih, korban bernama Sulimin (42 tahun) warga Kelurahan Jepon, Kecamatan Jepon, Blora tersebut sudah dalam kondisi meninggal dunia. Jaraknya sekira 20 an Meter dari titik kali pertama tenggelam.

Rasman, seorang warga Desa Sudo menjelaskan dirinya ikut mencari korban bersama Tim SAR gabungan. Tiga kali penyelaman, tak membuahkan hasil. Setelah itu ia menggunakan galah bambu, kemudian dimasukkan ke dalam air. Hasilnya ujung bambu sempat menyentuh pakaian korban. Begitu posisi Sulimin diketahui, baru dievakuasi menuju perahu karet Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang.

Solusi Keluhan Lambung

“Kedalaman air waktu saya menyelam kira – kira 2,5 Meter. Cuman kalau menyelam terus memang menguras tenaga. Makanya tadi warga bantu dengan memakai galah bambu. Alhamdulilah nyenggol korban, sehingga memudahkan Tim SAR untuk mengangkat ke atas, “ ujarnya.

Rasman menambahkan dari hasil pengecekan pihak kepolisian, pada tubuh korban tidak ditemukan tanda – tanda kekerasan. Meski demikian jenazah langsung dibawa menggunakan mobil ambulance menuju Puskesmas Sulang, guna pemeriksaan lebih lanjut.

“Tadi waktu diangkat sich nggak ada lukanya mas, jenazah kemudian dimasukkan kantong jenazah dan dibawa ke Puskesmas Sulang. Kasihan kalau nggak cepat ditangani, “ imbuh Rasman.

Kapolsek Sulang, AKP Sunar menyatakan jenazah korban dicek dokter Puskesmas Sulang. Karena tidak ada tanda – tanda kekerasan, pihaknya menyimpulkan kematian korban murni karena tenggelam.

“Jenazah selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga dari Jepon, untuk dimakamkan, “ pungkasnya.

Sulimin diketahui tenggelam di Embung Sudo sekira pukul 11.30 WIB Sabtu siang. Ia nekat berenang dari embung sisi barat ke timur, sambil membawa tas dan peralatan pancing. Maksud hati ingin menyusul rekannya, Sulimin tenggelam di tengah embung, karena kelelahan. (MJ – 81).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *