Pawai Sambut Ramadhan, Ada 2 Macam Barang Yang Dibagikan
Siswa SDIT Avicenna Lasem membagikan qurma kepada warga. (gambar atas) pawai menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, Rabu pagi (09/05).
Siswa SDIT Avicenna Lasem membagikan qurma kepada warga. (gambar atas) pawai menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, Rabu pagi (09/05).

Lasem – Ratusan siswa di Lasem, Kabupatan Rembang, Rabu pagi (09 Mei 2018) turun ke jalan untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan.

Sekira 300 an siswa dan guru SD IT Avicenna Lasem, mengawali pawai jelang Ramadhan dari sekolahnya di Desa Soditan Kecamatan Lasem.

Siswa menyusuri jalan – jalan perkampungan, menuju Desa Sumbergirang dan Desa Ngemplak, sambil membawa poster ajakan berpuasa. Di sepanjang perjalanan, siswa membagikan buah qurma dan jadwal imsakiyah kepada warga. Jadwal imsyak dianggap penting untuk panduan jadwal sholat, termasuk waktu datangnya buka puasa maupun kapan sahur berakhir.

Solusi Keluhan Lambung

Seorang siswi SDIT Avicenna Lasem, Nesa Eka Ramadhani mengaku meski berjalan kaki hingga 2 kilo meter, namun dirinya tetap semangat.

“Insyaallah saya puasa penuh mas pas bulan Ramadhan nanti. Lha ini sebagai tanda kebahagiaan bulan suci Ramadhan akan tiba. Bulan yang penuh berkah, bulan yang sangat kami nantikan, “ tutur Nesa.

Salah satu guru SDIT Avicenna Lasem, Luluk Nadifah mengungkapkan melalui kegiatan semacam ini pihaknya ingin mengajarkan kepada siswa untuk selalu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

Apalagi senang menyambut bulan suci Ramadhan, merupakan sunnah agama. Selain itu dengan membagikan buah qurma, mendidik pelajar peduli terhadap sesama.

“Hal ini menjadi agenda rutin tahuan tiap mendekati bulan puasa. Memang kelihatannya sekedar pawai, tapi dibalik ini banyak manfaat yang dapat dipetik kedepannya. Terselip edukasi bagi pelajar dan memberikan manfaat langsung untuk masyarakat sekitar, “ terangnya.

Masyarakat menyambut antusias pawai jelang Ramadhan ini, apalagi mereka mendapatkan qurma dan jadwal imsyak gratis. Setelah melintasi jalur Pantura, arak – arakan sebagai sarana syiar agama Islam tersebut, berakhir di halaman sekolah SDIT Avicenna Lasem. (MJ – 81).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *