Tewas Kesetrum, Sempat Ditolong Hingga Tercebur Ke Laut
Jasad korban, Suraji, nelayan asal Desa Kedungringin Kecamatan Sedan diperiksa oleh aparat Polsek dan dokter Puskesmas Kragan, Selasa (10/04).
Jasad korban, Suraji, nelayan asal Desa Kedungringin Kecamatan Sedan diperiksa oleh aparat Polsek dan dokter Puskesmas Kragan, Selasa (10/04).

Kragan – Seorang nelayan Desa Kedungringin Kecamatan Sedan tewas tersengat arus listrik, ketika melaut di perairan Jepara, Selasa dini hari (10/04) sekira pukul 00.10 WIB.

Korban bernama Suraji (32 tahun), sehari – hari tinggal di RT 02 RW 02 Desa Kedungringin. Menurut keterangan sejumlah saksi, awalnya Suraji bersama 16 anak buah kapal lainnya berangkat melaut dari dermaga pelabuhan Jepara, dengan naik kapal Arta Jaya.

Sehabis menjaring ikan, korban saat itu bermaksud menaruh karung plastik, dengan cara dilempar menuju atap rumah kapal. Namun naas, tangan kanan korban menyentuh lampu galaxy. Kebetulan kondisi tubuh Suraji basah, sehingga tersengat arus listrik dari lampu tersebut.

Solusi Keluhan Lambung

Rekan korban, Daruji (49 tahun) warga Desa Kebloran Kecamatan Kragan berusaha menolong dengan merangkul badan korban. Tapi Daruji justru ikut tersengat arus listrik, sehingga keduanya tercebur ke laut. Nelayan lain di atas kapal berusaha menolong dan berhasil menarik Suraji maupun Daruji.

Daruji kepada aparat kepolisian mengatakan Suraji sempat akan dibawa ke rumah sakit di Jepara. Namun baru beberapa menit perjalanan, yang bersangkutan sudah keburu menghembuskan nafas terakhir.

“Kami putuskan untuk pulang saja menuju ke Kragan, supaya jenazah bisa cepat sampai, “ ujarnya.

Jenazah korban Suraji akhirnya tiba di dermaga Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Karanganyar Kecamatan Kragan, Selasa (10/04) sekira pukul 10.15 WIB. Setelah itu diperiksa aparat Polsek Kragan bersama tim medis Puskesmas Kragan I.

Kapolsek Kragan, AKP Mohammad Mansyur menegaskan dari hasil visum luar, tidak ditemukan tanda – tanda kekerasan. Pihaknya kemudian menyerahkan jenazah kepada perwakilan keluarga di Desa Kedungringin Kecamatan Sedan, guna dimakamkan.

“Pada lengan kanan bagian dalam terdapat luka bekas sengatan listrik. Isteri korban, Saripah sudah menerimakan peristiwa ini sebagai musibah dan menolak otopsi. Jadi jenazahnya langsung dimakamkan Selasa siang, “ pungkas Mansyur. (MJ – 81).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *