Tak Sekedar Tempat Ibadah, Arti Lain Dibalik Masjid Pelabuhan Sluke
Masjid di Pelabuhan Sluke diresmikan, Jum’at pagi (13/07).
Masjid di Pelabuhan Sluke diresmikan, Jum’at pagi (13/07).

Sluke – Keberadaan Masjid di dalam lokasi Pelabuhan Desa Sendangmulyo, Kecamatan Sluke memiliki arti tersendiri. Tak sekedar sebagai tempat ibadah, melainkan terselip semangat kerukunan antar investor yang sempat tegang, gara – gara status lahan.

Jum’at pagi (13 Juli 2018), Masjid di area Pelabuhan Sluke diresmikan. Ketua panitia pembangunan Masjid, Gunasih menceritakan kali pertama menerima dana hibah Rp 200 Juta dari Bupati Rembang, Moch. Salim kala itu. Kemudian proses pembangunannya dilanjutkan oleh para investor yang berkecimpung di dalam pelabuhan tersebut.

Kerukunan antar investor mendirikan tempat ibadah ini, diharapkan menjadi awal yang baik kedepan, menjaga situasi tetap kondusif di lingkungan pelabuhan. Lebih dari itu, dengan adanya Masjid, semakin memudahkan para pekerja pelabuhan maupun karyawan pabrik di sekitar pelabuhan, untuk sholat berjamaah maupun sholat Jum’at.

“Masjid terdekat dari Pelabuhan kan di Desa Blimbing dan Desa Sendangmulyo, kira – kira 800 an Meter. Lha setelah ada Masjid di sini, pekerja pelabuhan serta yang kerja di pabrik pengolahan ikan, PT. Holi Mina maupun PT. BKL lebih dekat kalau mau sholat. Harapan kami, Masjid dapat dimanfaatkan untuk kegiatan ibadah. Rencananya, tiap malam Jum’at akan dipakai ngaji rutin, “ jelas Gunasih yang juga Wakil Ketua DPRD Rembang ini.

Kepala Unit Pengelola Pelabuhan (UPP) Pelabuhan Sluke, Dimyati menjelaskan setelah ada Masjid, pihaknya belum bisa memastikan fasilitas sarana pra sarana apa lagi yang akan dilengkapi. UPP tinggal menunggu kebijakan skala nasional dari pemerintah pusat. Kemungkinan akan lebih cepat, jika Kabupaten Rembang termasuk daerah prioritas.

“Kan perlu menyesuaikan rencana dan strategi Nawa Cita pak Jokowi. Kalau Rembang ini masuk skala prioritas, ya bagus. Kami selaku UPP siap mendukung dari sisi kepelabuhanan, “ terang Dimyati.

Dimyati menambahkan masalah legalitas Pelabuhan Sluke yang hingga sekarang masih menjadi kendala, Unit Pengelola Pelabuhan siap membantu, agar nantinya lekas tuntas dan keberadaan pelabuhan mampu memberikan manfaat bersama. (MJ – 81).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *