Identitas Korban Kecelakaan Terungkap, Keluarga Langsung Meluncur Ke Rembang
Identitas korban kecelakaan di Desa Plawangan, Kecamatan Kragan terlacak melalui alat khusus.
Identitas korban kecelakaan di Desa Plawangan, Kecamatan Kragan terlacak melalui alat khusus.

Rembang – Korban tabrak lari dalam kejadian kecelakaan lalu lintas di jalur Pantura Desa Plawangan, Kecamatan Kragan yang sempat tidak diketahui identitasnya, akhirnya berhasil diungkap jati diri korban.

Korban bernama Komarudin (34 tahun), warga Desa Panyingkiran, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Identitasnya dapat ditelusuri melalui alat khusus yang dimiliki Polres Rembang, dengan menggunakan sistem sidik jari. Manakala yang bersangkutan sudah pernah melakukan perekaman data KTP elektronik, maka secara otomatis identitasnya akan muncul pada piranti tersebut.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Rembang, AKP Roy Irawan menuturkan begitu mengantongi identitas korban meninggal dunia, pihaknya langsung menghubungi aparat kepolisian di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, supaya membantu meneruskan informasi kepada keluarga korban.

Perwakilan keluarga sudah berangkat menuju Rembang, dijadwalkan tiba hari Jum’at (06 Juli 2018). Nanti ditawrkan dulu jenazah akan dimakamkan di sini atau dibawa ke Tasikmalaya. Polisi siap membantu memfasilitasi. Yang jelas, Satlantas sudah berkoordinasi dengan Jasa Raharja, sehingga keluarga korban berhak mendapatkan asuransi.

“Jenazahnya sampai hari ini masih di rumah sakit dr. R. Soetrasno Rembang. Jadi kalau keluarga datang, tinggal kroscek saja. Semua tergantung pihak keluarga, gimana nantinya, “ kata Roy.

Disinggung siapa pelaku yang menabrak ? AKP Roy Irawan mengakui laporan kejadian kecelakaan itu terlambat, karena peristiwanya sekira pukul 21.00 WIB, namun paginya baru menerima informasi. Untuk menelusuri pelaku, polisi kesulitan.

“Terus terang kami kesulitan mendeteksi siapa pelaku penabrak. Ya mohon kesadaran dari pelaku, karena ini menyangkut nyawa seseorang. Semoga pelaku sadar dan mau bertanggung jawab, “ imbuhnya.

Sebagaimana kami beritakan, kecelakaan tabrak lari terjadi di jalur Pantura Desa Plawangan, Kecamatan Kragan, Rabu malam (04/07). Seorang musyafir pejalan kaki tewas seketika, diduga tertabrak bus. Saat evakuasi dari TKP, tidak ditemukan kartu identitas. Namun belakangan identitas korban diungkap melalui kecanggihan tekhnologi. (MJ – 81).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *