Kalah Hadapi Perserang, Asisten Pelatih PSIR Ungkap Penyebabnya
Para pemain PSIR Rembang lemas di pinggir lapangan, usai menelan kekalahan saat menjamu Perserang Serang, Rabu sore.
Para pemain PSIR Rembang lemas di pinggir lapangan, usai menelan kekalahan saat menjamu Perserang Serang, Rabu sore.

Rembang – Tim PSIR Rembang kalah 1 – 0 di kandang sendiri, saat menjamu tim Perserang Serang, Banten, Rabu sore (04 Juli 2018).

Satu – satunya gol tim tamu dicetak Eka Dwi Susanto, pada menit ke 9, melalui skema serangan cepat. Hingga jeda turun minum, skor masih 1 – 0. Memasuki babak kedua, PSIR memasukkan striker andalannya, Rudi Santoso. Bersama tandemnya, Koko Hartanto dan Effendi langsung menggelontorkan gelombang serangan.

Effendi “bendhot”, striker PSIR bahkan sempat mencetak gol, namun dibatalkan wasit Ginanjar Rahman Latif dari Jawa Barat, karena sang pengadil lapangan menilai lebih dulu terjadi pelanggaran. Menjelang babak kedua berakhir, PSIR mendapatkan hadiah tendangan bebas. Sayangnya, tendangan Yoni Ustaf Bukhori membentur mistar gawang. Laga tersebut akhirnya dimenangkan Perserang, dengan skor masih tetap 1 – 0.

Asisten pelatih Perserang, Mustofa Aji mengatakan pihaknya semula menargetkan hasil seri melawan PSIR Rembang. Dengan meraih poin penuh, menurutnya diluar dugaan.

“Kita nggak melulu bertahan. Tapi lebih mengandalkan serangan balik cepat. Beruntung pada menit – menit awal babak pertama, pemain bisa mencuri gol. Setelah itu kami lebih fokus bertahan menghadapi serangan dari tuan rumah, ternyata pemain PSIR kesulitan memasuki jantung pertahanan, “ jelasnya.

Sementara itu, Asisten pelatih PSIR Rembang, Hadi Surento menjelaskan ada 9 orang pemain yang sampai sekarang belum hadir mengikuti latihan, sehingga berdampak terhadap penampilan timnya. Ditanya apakah karena pemain mogok akibat belum gajian, Hadi Surento enggan memberikan jawaban rinci. Namun ia menyerahkan kepada pihak manajemen, karena pasti akan ada eveluasi secara menyeluruh.

“Kalau melihat hasil kekalahan, terus terang kami kecewa. Tim tamu seperti memarkir bus di depan gawang, susah ditembus. Tapi sebenarnya kita sudah mengoptimalkan skuad yang masih ada sekarang, “ terang pelatih dari Desa Kebonagung, Kecamatan Sulang, Rembang ini.

Kekalahan ini sekaligus kian membenamkan PSIR di jurang klasemen sementara Liga 2 group barat. Soal ketidakhadiran pelatih kepala PSIR, Uston Nawawi, Hadi Surento menyampaikan yang bersangkutan sudah menyampaikan izin, untuk menyelesaikan pengurusan lisensi kepelatihan A AFC di Jakarta. (MJ – 81).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *