Spot Omah Asem Mendadak Jadi Daya Tarik Baru
Spot Omah Asem di sebelah utara Desa Sridadi, Rembang.
Spot Omah Asem di sebelah utara Desa Sridadi, Rembang.

Rembang – Kalangan pemuda di Desa Sridadi, Kecamatan Rembang Kota, membuat destinasi wisata baru, dengan cara menyulap deretan pohon asam di sebelah utara kampung.

Rindangnya pohon asam dibentuk sedemikian rupa, menjadi rumah – rumah pohon, sehingga menjadi daya tarik.

Muhammad Sofyan, warga Dusun Ngampo Desa Sridadi, Rembang mewakili pihak pengelola Spot Omah Asem menceritakan awal mulanya ide membuat destinasi itu, berawal dari saran – saran pegiat wisata maupun tokoh masyarakat. Malamnya dibahas, siang harinya langsung dikerjakan.

Sementara baru memanfaatkan 4 pohon, semacam untuk gardu pandang. Tapi kedepan akan terus dikembangkan, menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran yang ada. Mengingat sekarang ini sebatas memanfaatkan dana swadaya dan sumbangan donatur.

“Kita optimalkan potensi alam dari deretan pohon asem ini. Kami para pemuda hanya bantu tenaga, yang jelas ide birilian, jadi makasih sekali. Penginnya kedepan terus dikembangkan, arahnya ke selatan. Totalnya kan ada 80 an pohon, “ ungkapnya.

Sofyan menambahkan semenjak dibuka sebelum bulan Ramadhan, pengunjung yang datang ke Spot Omah Asem tergolong ramai. Utamanya pada akhir pekan dan hari libur. Bagi pengunjung yang ingin mencicipi sensasi Omah Asem Sridadi, cukup mengeluarkan ongkos Rp 7 ribu, dengan rincian Rp 2 ribu untuk parkir kendaraan dan Rp 5 ribu untuk biaya naik rumah pohon.

“Tracknya omah asem kita beri nama Pendowo Limo dan pesona sawah. Respon pengunjung ya ada yang negatif maupun positif. Yang positif, mereka kasih saran – saran. Kan itu kritik membangun buat kami. Untuk jalan menuju Sridadi nggak ditutup, tapi ketika ramai ya ada yang stand bye, biar pengunjung nyaman, “ imbuh pria berusia 30 tahun ini.

Semenjak Omah Asem Sridadi ramai dikunjungi, belakangan sejumlah pedagang juga mulai bermunculan. Mereka memanfaatkan peluang wisatawan yang ingin membeli makan dan minum. Menurut Sofyan, tujuan dari keberadaan lokasi tersebut, diharapkan turut meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar. (MJ – 81).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *