Demi Penampilan Gagah, Berakhir Penjara
Kapolres Rembang, AKBP Pungki Bhuana Santosa mengecek barang bukti penggelapan motor.
Kapolres Rembang, AKBP Pungki Bhuana Santosa mengecek barang bukti penggelapan motor.

Kaliori – Kasus penggelapan sepeda motor yang satu ini tergolong langka, karena tersangka pelaku menggondol sepeda motor jenis Yamaha R 15 yang harganya mencapai Rp 33 an Juta. Pada kasus – kasus sebelumnya, biasanya motor yang dibawa kabur, bukan kendaraan kelas “mewah” seperti ini.

Peristiwa motor Yamaha R 15 menjadi sasaran tindak kejahatan terjadi di mess PT. Beat Star Media Indonesia (BSMI) Desa Banyudono, Kecamatan Kaliori, tanggal 08 April 2018 lalu sekira pukul 18.00 WIB. Motor milik Adi Juan (20 tahun), warga Kampung Ciweri, Kecamatan Ariwararangan, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, seorang konsultan kesehatan. Sedangkan tersangka pelakunya, Pujiono (26 tahun), warga Desa Tahunan, Kecamatan Sale, Kabupaten Rembang. Antara tersangka dengan korban terhitung bukan kawan dekat, tetapi sebatas saling mengenal.

Kala itu Pujiono meminjam sepeda motor milik korban, dengan alasan untuk keperluan membeli baju di sekitar Pasar Rembang. Namun alasan tersebut, hanya akal bulus saja. Motor Yamaha R 15 tidak dikembalikan, justru dibawa kabur oleh Pujiono selama hampir sebulan.

Pujiono berdalih motor untuk gagah – gagahan, karena dirinya belum memiliki sepeda motor sendiri. Sama sekali ia tak bermaksud untuk menjual kepada orang lain.

“Setelah motor saya pinjam, langsung tak pakai jalan – jalan kesana kemari. Terus terang saya tertarik dengan motor itu, bagus soalnya. Bener pak, hanya untuk keperluan sendiri. Nggak mau saya jual, ” kata tersangka kepada polisi.

Kapolres Rembang, AKBP Pungki Bhuana Santoso menuturkan berdasarkan hasil pengembangan, tersangka Pujiono tidak hanya sekali membawa kabur sepeda motor. Ada TKP lain yang melibatkan pemuda pengangguran ini. Modusnya, pura – pura meminjam. Setelah itu motor dibawa pergi, tanpa seizin pemiliknya. Motor ternyata juga sempat digadaikan orang lain.

Tersangka dibekuk di rumahnya, Desa Tahunan, Kecamatan Sale. Mencermati serangkaian kejadian tersebut, Kapolres mengimbau masyarakat waspada apabila meminjamkan sepeda motor. Apalagi kepada seseorang yang baru dikenal.

“Jadi pengakuan motor dipakai sendiri, nggak benar. Dari hasil pemeriksaan penyidik, diketahui motor juga digadaikan. Uang gadai dipakai sama tersangka. Yang bersangkutan sudah kami tahan. Jeratan pasalnya 372 dan 378 KUHP,  dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara, ” terangnya.

Selain menangkap tersangka, Satreskrim Polres Rembang juga mengamankan barang bukti tindak kejahatan, berupa 2 unit sepeda motor. Masing – masing Yamaha R 15 dan Honda Beat. (MJ – 81).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *