Ratusan Orang Turun Ke Jalan, Bawa Misi Demokrasi
Penyelenggara Pilgub Jawa Tengah di Kecamatan Sarang bersama masyarakat turun ke jalan, untuk menyosialisasikan Pilkada Jawa Tengah, Minggu (06/05).
Penyelenggara Pilgub Jawa Tengah di Kecamatan Sarang bersama masyarakat turun ke jalan, untuk menyosialisasikan Pilkada Jawa Tengah, Minggu (06/05).

Sarang – Hampir 200 orang turun ke jalan di Kecamatan Sarang, Minggu pagi (06 Mei 2018). Mereka membawa banner dan poster, dari pendopo Kantor Kecamatan Sarang, menyusuri jalur Pantura, kemudian menuju Jembatan Kesambi dan kembali lagi ke Kantor Kecamatan Sarang.

Aksi tersebut diprakarsai oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Sarang, guna memaksimalkan sosialisasi Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, yang akan berlangsung tanggal 27 Juni 2018.

Ketua PPK Sarang, M. Nur Kholid menjelaskan selama jalan sehat, peserta membawa aksesoris berisi ajakan untuk menggunakan hak suara dalam pesta demokrasi Pilkada Jawa Tengah. Selain jalan sehat, pihaknya juga mengemas melalui pentas seni dan budaya.

“Pendekatannya melalui seni dan budaya. Kita gelar pentas musik ini. Biar sosialisasi mengena sasaran dan mudah diterima masyarakat. Jadi nggak hanya sekedar woro – woro atau sambutan, “ tuturnya.

Nur Kholid menambahkan perwakilan masyarakat, Panitia Pemungutan Suara (PPS) maupun Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) dari desa – desa di Kecamatan Sarang dilibatkan dalam kegiatan ini. Ia berharap begitu mereka sampai rumah, bisa meneruskan sosialisasi kepada lingkungan sekitar.

“Mohon beritahu teman, saudara dan keluarga bahwa tanggal 27 Juni akan berlangsung coblosan untuk memilih Gubernur Dan Wakil Gubernur Jawa Tengah. 5 menit di dalam bilik suara, menentukan nasib Jawa Tengah 5 tahun kedepan, “ imbuh Nur Kholid.

Sementara itu, Camat Sarang, Muttaqin menganggap gerakan sosialisasi harus digencarkan lebih masif, supaya partisipasi pemilih meningkat.

Jika mengacu data, partisipasi pemilih mencoblos dalam gelaran Pilkada Jawa Tengah di Kabupaten Rembang, tahun 2008 sebesar 62 %, kemudian anjlok menjadi 52 % pada tahun 2013. (MJ – 81).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *