PSIR Kalah Lawan Persiraja, Berawal Dari Gol Unik Yang Mengejutkan
Asisten pelatih PSIR Rembang, Hadi Surento (kaos biru) saat konfrensi pers seusai pertandingan, Jum’at malam.
Asisten pelatih PSIR Rembang, Hadi Surento (kaos biru) saat konfrensi pers seusai pertandingan, Jum’at malam.

Aceh – Tim PSIR Rembang kembali menelan kekalahan dalam lanjutan Liga 2. Bertandang ke kandang Persiraja Banda Aceh di Stadion H. Dimurthala, Jum’at malam (04/05/2018), Laskar Dampo Awang, julukan PSIR, kalah dengan skor 2 – 0.

Laga berlangsung pada malam hari, kick off baru dimulai sekira pukul 20.30 WIB. Hal itu menyesuaikan ketentuan syariat di Aceh, sehingga pertandingan sepak bola digelar sesudah sholat Isya’.

Kedua gol dicetak oleh pemain baru Persiraja, Hapidin pada menit ke 37 dan 45. Semua gol dilesakkan melalui kaki kirinya. Uniknya, gol pertama Persiraja lewat tendangan pojok. Berawal dari Hapidin yang bersiap melakukan tendangan sudut. Tampak kiper PSIR, Yogi Eko Prabowo berulang kali “diganggu” oleh seorang pemain Persiraja, dengan cara menghalang – halangi. Tak disangka ternyata Hapidin sengaja langsung mengarahkan bola ke gawang. Bola menghujam ke pojok sisi kiri gawang PSIR dan gol.

Kemudian pada menit ke 45, pemain PSIR melakukan pelanggaran di luar kotak penalti. Lagi – lagi Hapidin mencetak gol dengan kaki kirinya. Bola melewati barikade pemain PSIR dan menghujam keras di pojok gawang sebelah kiri. Yogi Eko Prabowo sudah berusaha menjangkau, namun gagal.

Memasuki babak kedua, Persiraja maupun PSIR Rembang sama – sama bergantian melakukan serangan. Tapi tidak ada tambahan gol. Skor 2 – 0 bertahan sampai wasit meniupkan peluit panjang.

Asisten pelatih PSIR Rembang, Hadi Surento menganggap timnya sudah berupaya maksimal mengimbangi permainan tuan rumah. Mengenai dua gol yang dilesakkan pemain Persiraja, lebih banyak karena faktor keberuntungan.

“Kami tak ingin menyalahkan pemain. Meski demikian kedua gol tersebut perlu dievaluasi, agar pemain dan kiper lebih konsentrasi menghadapi tendangan dari bola – bola mati seperti itu, “ jelasnya.

Akibat kekalahan tersebut, PSIR semakin terbenam di posisi juru kunci klasemen sementara Liga 2. Dari 3 kali bertanding, belum satupun meraih poin. (MJ – 81).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *