Wakil Bupati Tekankan 4 Hal Di Hari Buruh, Apa Saja?
Suasana peringatan Hari Buruh Internasional di Kabupaten Rembang, Selasa (01/05).
Suasana peringatan Hari Buruh Internasional di Kabupaten Rembang, Selasa (01/05).

Rembang – Kaum buruh di Kabupaten Rembang didorong lebih meningkatkan kemampuan, supaya tidak terus – terusan menjadi pekerja kasar.

Wakil Bupati Rembang, Bayu Andriyanto mengungkapkan masalah tersebut, saat peringatan Hari Buruh Internasional di halaman kantor Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Kabupaten Rembang, Selasa pagi (01 Mei 2018). Kalau sudah menjadi tenaga terampil, harapannya pendapatan kaum buruh akan lebih besar.

Selain peningkatan skill, Bayu menyebut ada 3 hal lain yang perlu dijalankan buruh, yakni meningkatkan kebersamaan demi kemajuan bangsa, membangun hubungan kondusif antara pekerja dan pengusaha, serta menyampaikan aspirasi melalui prosedur apabila muncul masalah ketenagakerjaan.

“Kualitas sumber daya manusia ini bukan hanya menyangkut gaji, melainkan tuntutan pada masa sekarang. Tenaga skill kelak akan semakin dibutuhkan. Saya ingatkan juga kalau ada masalah, sampaikan baik – baik. Kami pemerintah siap menjembatani. Jangan langsung menyebarkan berita, apalagi sampai hoax, “ terang Bayu.

Ketua Asosisasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Rembang, Arif Budiman dalam peringatan Hari Buruh Internasional tersebut menyoroti di Kabupaten Rembang pengangguran kecil, tapi angka kemiskinan masih tinggi. Hal itu menandakan penghasilan kaum buruh minim, sehingga kesulitan mencukupi kebutuhan sehari – hari.

Maka ia berharap pekerja meningkatkan produktivitas. Manakala perusahaan semakin maju, akan mampu berdampak terhadap kesejahteraan buruh.

“Buruh dan pengusaha mesti mempunyai komitmen yang sama, bangun perusahaan jadi bonavit. Jangan hanya nuntut gaji tinggi. Insyaallah kalau perusahaan maju, implikasinya turut berimbas pada gaji buruh, “ ujar Arif.

Arif juga meminta Pemerintah Kabupaten Rembang memfasilitasi tumbuhnya pengusaha – pengusaha muda lokal di Kabupaten Rembang. Kalau potensi lokal digarap, perputaran uang di Kabupaten Rembang akan meningkat dan muaranya demi pertumbuhan ekonomi. (MJ – 81).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *