Suporter Suarakan Pelatih PSIR Mundur, Uston Beri Tanggapan
Pelatih PSIR Rembang, Uston Nawawi.
Pelatih PSIR Rembang, Uston Nawawi.

Rembang – Kalangan suporter PSIR Rembang mendesak pelatih PSIR, Uston Nawawi diberhentikan.

Suara tersebut mencuat saat suporter keluar dari Stadion Krida Rembang, setelah menyaksikan pertandingan PSIR Rembang menjamu tim Semen Padang, Sabtu sore (28/04).

Yel – yel suporter menginginkan Uston diganti kian keras, begitu massa memadati halaman Stadion Krida. Kelompok suporter RBG 12 bahkan berulang kali menyerukan kalimat “Uston Out”.

Hamid, seorang suporter PSIR mengaku kecewa dengan kualitas permainan Laskar Dampo Awang saat ini, sehingga dua kali pertandingan awal Liga 2 menelan kekalahan. Ia menganggap penampilan PSIR pada musim kompetisi tahun lalu di bawah asuhan Hadi Surento, lebih baik. Dirinya juga mempertanyakan kenapa sejumlah pemain lokal Kabupaten Rembang yang berkualitas, jarang ditampilkan. Contohnya palang pintu lini belakang Heru Wibowo, padahal yang bersangkutan langganan kapten tim. Heru kini justru lebih banyak menghuni bangku cadangan.

“Saya nonton dari tribun barat mas, banyak sekali keluhan bahkan umpatan. Nyatanya di tribun timur yel – yel mereka juga sama kan, bernada kekecewaan. Malah terang – terangan, minta Heru Wibowo dimasukkan, “ keluh Hamid.

Menanggapi tuntutan mundur dari suporter, pelatih PSIR, Uston Nawawi menegaskan siap bertanggung jawab. Apapun keputusan manajemen, akan diterima, karena sudah menjadi resiko sebagai pelatih. Menyangkut skuad pemain yang diturunkan, menurutnya ada banyak faktor. Mulai kesiapan pemain, kebugaran dan mempertimbangkan taktik strategi.

“Apapun keputusan manajemen, saya siap. Yang jelas saya sudah berusaha maksimal agar PSIR meraih kemenangan, “ kata Uston.

Sebelumnya berdasarkan regulasi PSSI, pelatih tim peserta Liga 2, minimal wajib mengantongi lisensi kepelatihan AFC B. Dari sisi lisensi, Uston sudah memenuhi syarat, sedangkan Hadi Surento yang sekarang menduduki asisten pelatih belum memiliki lisensi AFC B.

Terakhir pada tahun 2017, Hadi Surento baru memiliki lisensi kepelatihan B Nasional. Kondisi itu sebagai dasar menggeser Hadi Surento dari kursi pelatih PSIR, sejak babak play off kompetisi musim lalu. (MJ – 81).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *