Saat Kuntum Khairu Basa Datang Lagi, Curhatan Mantan Cawabup Rembang Ini Bikin Merinding
Kegiatan senam kader Perindo di Desa Sidorejo Kecamatan Pamotan. (gambar atas) Kuntum Khairu Basa, mantan Calon Wakil Bupati Rembang yang kini menjadi Ketua Umum Garda Rajawali Perindo.
Kegiatan senam kader Perindo di Desa Sidorejo Kecamatan Pamotan. (gambar atas) Kuntum Khairu Basa, mantan Calon Wakil Bupati Rembang yang kini menjadi Ketua Umum Garda Rajawali Perindo.

Pamotan – Anda masih ingat Kuntum Khairu Basa, Calon Wakil Bupati Rembang yang berpasangan dengan Sunarto, ketika pemilihan kepala daerah Kabupaten Rembang, tahun 2015 silam ?

Meski kala itu gagal terpilih, namun ternyata belakangan ini Kuntum Khairu Basa masih sering berkunjung ke Kabupaten Rembang. Jum’at pagi (27 April 2018) misalnya, ia menyambangi masyarakat di Desa Sidorejo, Kecamatan Pamotan.

Kuntum datang sebagai Ketua Umum DPP Garda Rajawali Perindo, salah satu organisasi sayap Partai Perindo. Di hadapan ratusan warga, Kuntum mengungkapkan bisa jadi warga lupa dengan dirinya, karena Pilkada sudah lama berlalu. Namun begitu Kuntum mengingatkan jargon Sukun (Sunarto – Kuntum), sebagian warga mulai mengangguk – angguk teringat kembali.

“Mungkin ada yang masih ingat Sukun, Sunarto – Kuntum, dulu pas Pilkada. Saya sama bapak/ibu mungkin nanti akan sering ketemu, karena saya juga mau nyalon lagi menjadi anggota DPR RI. Kalau saya ke sini, jangan diusir ya, “ tuturnya berseloroh.

Pria berusia 38 tahun kelahiran Palembang, Sumatera Selatan ini kemudian mengisahkan kenapa tangannya selalu memegangi tongkat dan tampak susah berjalan kaki. Kuntum bercerita 3 bulan setelah pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Rembang, sepulang dari Rembang akan menuju rumahnya di Tangerang Selatan, mobilnya mengalami kecelakaan di Tol Cipali.

Mobil terguling – guling, hingga mengakibatkan kaki kanannya harus diamputasi. Sekarang ia mengenakan kaki palsu. Meski demikian Kuntum memastikan hidup harus tetap dijalani dengan penuh semangat.

“Kalau dulu tahun 2015, saya masih bisa senam dan lari. Tapi sekarang jalannya kayak gini seperti goyang – goyang, bukan karena ingin mengikuti senam. Saya pakai kaki palsu ini bapak ibu, usai kecelakaan di Tol Cipali. Insyaallah karena rindunya saya dengan masyarakat Kabupaten Rembang, membuat saya ingin datang ke sini lagi. Tidak pernah patah semangat, “ imbuh Kuntum.

Seorang warga Desa Sidorejo, Kecamatan Pamotan, Siti Mutmainah mengaku prihatin mendengar cerita Kuntum Khairu Basa.

“Ya kasihan dan merinding juga sich mas. Sudah nggak jadi Wabup, kena musibah lagi. Cuman saya salut dengan semangat pak Kuntum, kondisinya seperti itu, jauh – jauh dari Tangerang mau datang ke Desa Sidorejo, “ ungkap Siti.

Setelah menyapa warga Desa Sidorejo Kecamatan Pamotan, melalui kegiatan senam pagi dan bhakti sosial Perindo, Kuntum Khairu Basa bersama rombongan selanjutnya mengunjungi Museum Kartini dan berziarah ke makam RA. Kartini di Desa Bulu, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang. (MJ – 81).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *