Jembatan Tuban – Lamongan Putus, Rembang Siap – Siap
Jembatan Tuban – Lamongan yang putus, Selasa siang.
Jembatan Tuban – Lamongan yang putus, Selasa siang.

Rembang – Sejumlah sopir kendaraan berat yang melintas di jalur Pantura Kabupaten Rembang, Selasa siang (17/04) belum mengetahui adanya peristiwa jembatan runtuh yang menghubungkan antara Kecamatan Widang Kabupaten Tuban dengan Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.

Seorang sopir truk tronton yang berhenti di jalur Pantura Rembang, Suwarno mengaku belum mendengar kejadian tersebut. Padahal dirinya harus mengambil barang ke Surabaya.

Meski demikian ia tetap nekat melaju ke arah timur. Jika nanti sampai Tuban, tinggal mengikuti petunjuk rambu – rambu maupun arahan pihak kepolisian. Baginya yang penting bisa sampai tujuan. Soal macet panjang, karena harus bergantian, menurut sopir asli Semarang ini tidak masalah.

“Enak manut wae mas, yang penting sampai di Tuban dulu. Habis itu mau diarahkan kemana, ya tinggal menyesuaikan. Target saya besok pagi sampai Surabaya. Tapi kalau molor, ya nelfon bos. Pasti maklumlah, karena ada jembatan putus kayak gitu, “ jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Rembang, Suyono menyatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Dishub Tuban, apakah di Rembang perlu memasang rambu – rambu pengalihan arus kendaraan berat menuju Blora – Cepu – Bojonegoro atau seperti apa. Menurutnya, mobil pribadi dan truk kecil belum perlu ada pengaturan. Yang harus dipikirkan adalah truk – truk besar. Jangan sampai ketika diperbolehkan menuju Tuban – Lamongan, justru semakin memperparah kemacetan di sana. Hingga Selasa sore, Dishub Rembang masih menunggu hasil koordinasi instansi terkait lintas provinsi.

“Dishub Rembang perlu koordinasi dengan kepolisian, maupun Dishub di Jawa Timur. Jika ada permintaan untuk pasang rambu pengalihan arus kendaraan di Rembang, ya kami siap melaksanakan. Prioritas memang truk ukuran besar, “ terang Suyono.

Sebelumnya, pada pukul 11.00 hari Selasa, jembatan antara Tuban – Lamongan runtuh. Dari 2 sisi jembatan, salah satu jembatan putus. Akibatnya, 1 dump truk, 2 truk tronton bermuatan pasir dan 1 unit sepeda motor tercebur ke sungai, yang merupakan jalur aliran Bengawan Solo. Dalam kejadian tersebut, 2 orang pengemudi truk meninggal dunia.

Usai kejadian, polisi mengalihkan lalu lintas. Kendaraan dari arah Tuban menuju Lamongan dilewatkan Pantura Lamongan – Sedayu Gresik, sedangkan dari arah Surabaya menuju Semarang, khusus kendaraan besar dialihkan ke Bojonegoro – Blora – Grobogan atau Bojonegoro – Blora – Rembang – Semarang. (MJ – 81).

News Reporter

1 thought on “Jembatan Tuban – Lamongan Putus, Rembang Siap – Siap

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *