PSIR Kalah, Kendaraan Suporter Turut Jadi Korban
Suporter Ganster dari Gunem mengganti ban yang disobek oknum tak dikenal. (gambar atas) Mobil elf yang ditumpangi suporter dari Kecamatan Bulu pecah kacanya terkena lemparan batu, Sabtu malam.
Suporter Ganster dari Gunem mengganti ban yang disobek oknum tak dikenal. (gambar atas) Mobil elf yang ditumpangi suporter dari Kecamatan Bulu pecah kacanya terkena lemparan batu, Sabtu malam.

Sleman – Laga uji coba antara PSIR Rembang melawan PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo Sleman, Sabtu malam (14/04) berakhir dengan skor 2 – 1. Usai pertandingan tersebut, juga sempat diwarnai teror terhadap suporter PSIR.

PSIR Rembang sebenarnya berhasil mencetak gol lebih dulu melalui striker Rudi Santoso pada babak pertama. Namun tuan rumah membalikkan keadaan saat babak kedua, dengan memborong 2 gol. Kedudukan 2 – 1 berakhir hingga laga usai.

Mustain, salah satu suporter PSIR menceritakan pertandingan di Stadion Maguwoharjo Sleman berlangsung menarik. Tim tamu PSIR lebih banyak mengandalkan serangan balik, melalui pemain sayap.

“Permainan sangat terbuka, jual beli serangan terjadi. PSIR sempat mencuri gol lebih dulu. Lha babak kedua tuan rumah mencetak gol balasan, saya lihat lini belakang pemain PSIR kurang koordinasi untuk mengantisipasi, “ jelasnya.

Suporter Ganster asal Desa Waru Kecamatan Rembang Kota ini menambahkan setelah pertandingan, kejadian tidak mengenakkan menimpa suporter PSIR. Bukan karena tekanan dari suporter PSS Sleman, karena mereka selama ini menjalin hubungan baik dengan Ganster. Justru ancaman muncul diduga dari oknum suporter tim lain di luar Sleman, yang merasa sakit hati dengan suporter PSIR.

Akibatnya, kaca mobil elf rombongan Ganster Kecamatan Bulu pecah terkena lemparan batu. Selain itu, ban mobil yang ditumpangi suporter dari Kecamatan Gunem disobek, bekas terkena senjata tajam. Peristiwa tersebut diketahui di sekitar stadion. Suporter PSS Sleman akhirnya ikut membantu mengkoordinasikan dengan aparat keamanan, agar kepulangan suporter PSIR di perjalanan terjamin keamanannya.

“Kami mantau dari group suporter Ganster. Sebelumnya ada informasi dari tokoh suporter PPSM Magelang, berupa screenshoot gambar mobil elf agar penumpangnya hati – hati, karena sudah menjadi target suporter Magelang. Ternyata benar, kaca samping kanan mobil elf pecah. Mobil diketahui dari Rembang, karena platnya K. Kami nggak bermaksud menuduh, tapi faktanya demikian, “ imbuhnya.

Mustain memastikan dari sejumlah insiden itu, tidak ada suporter PSIR yang terluka. Mereka selamat sampai rumah Minggu dini hari (15/04).

Sebelumnya, pada tanggal 27 Agustus 2017 silam, pertandingan Liga 2 antara PSIR Rembang dengan PPSM Magelang di Stadion Krida Rembang berlangsung kisruh. Kericuhan suporter tamu dengan penonton tuan rumah, mengakibatkan sejumlah orang terluka, termasuk dari suporter PPSM Magelang. (MJ – 81).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *