Warga Pertanyakan Fungsi Puskesmas Sarang II, Sudah Lama Dinanti
Puskesmas Sarang II di pinggir jalur Pantura Desa Kalipang Kecamatan Sarang.
Puskesmas Sarang II di pinggir jalur Pantura Desa Kalipang Kecamatan Sarang.

Sarang – Warga di Kecamatan Sarang mempertanyakan keberadaan Puskesmas Sarang II yang sampai saat ini belum berfungsi maksimal. Puskesmas yang terletak di pinggir jalur Pantura Desa Kalipang, sebelah barat kantor Kecamatan Sarang itu,  sementara hanya digunakan untuk pelayanan persalinan ibu melahirkan.

Budaeri Djamil, seorang warga Desa Temperak Kecamatan Sarang menganggap posisi Puskesmas Sarang II letaknya sangat strategis, di pinggir jalur Pantura Semarang – Surabaya. Sayangnya semenjak selesai pembangunan tahun 2017 lalu, sampai sekarang belum beroperasi maksimal. Ia berharap jangan hanya diperuntukkan layanan persalinan saja, namun bisa bermanfaat lebih luas dalam melayani kesehatan masyarakat. Mengingat selama ini warga 23 desa se Kecamatan Sarang, hanya mengandalkan Puskesmas Sarang I di Desa Sendangmulyo, dekat Pasar Sarang.

“Bangunannya kan bagus sekali Puskesmas Sarang II, lokasinya juga strategis. Mohonlah bisa ditingkatkan manfaatnya, karena masyarakat selama ini sudah lama nunggu – nunggu. Biar warga Kecamatan Sarang bagian barat, lebih dekat ke situ, tanpa menggantungkan Puskesmas Sarang I saja, ” tuturnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang, Ali Syofi’i menanggapi Puskesmas Sarang II belum dioperasikan sebagaimana mestinya, karena masih menunggu proses registrasi dari Kementerian Kesehatan. Berkas – berkas persyaratan sudah dikirimkan ke Kementerian Kesehatan sejak tahun 2017 lalu, saat ini pihaknya sebatas menunggu. Registrasi dari Kementerian Kesehatan penting, agar status Puskesmas diakui dan kedepan dapat terkoneksi dengan sistem secara nasional.

“Berkas – berkas pengurusan sudah kita kirim, demi mendapatkan nomor registrasi dari Kementerian Kesehatan. Kami masih menunggu, muda – mudahan bisa segera turun. Sambil menunggu, Puskesmas Sarang II kita manfaatkan untuk melayani persalinan ibu melahirkan selama 24 jam. Besok kalau registrasi sudah beres, Puskesmas akan kami optimalkan untuk melayani masyarakat. Pasti akan kami kembangkan terus, ” terangnya.

Ali Syofi’i menambahkan terkait sarana pra sarana sudah siap. Begitu pula dengan tenaga sumber daya manusia (SDM) yang akan bertugas, telah ditata agar mampu menunjang optimalisasi Puskesmas Sarang II. (MJ – 81).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *