Banyak Kendala, Tetap Mantap Kembangkan Buah Dari Taman Surga
Pengembangan buah tin di Desa Kebonagung Kecamatan Sulang.
Pengembangan buah tin di Desa Kebonagung Kecamatan Sulang.

Sulang – Sejumlah kalangan di Kabupaten Rembang mulai mencoba budidaya buah tin. Di lahan selatan desa Kebonagung Kecamatan Sulang misalnya, 200 an batang buah tin ditanam petani.

Pekerja yang bertugas merawat, Saeman menuturkan saat ini tanaman mulai berbuah. Buah akan maksimal, jika kondisi cuaca panas, tapi sesekali turun hujan. Apabila curah hujan terlalu tinggi, justru cenderung  menghambat pertumbuhannya.

“Kebun ini punyanya pak Eka, salah satu anggota dewan. Jadi kita pakai sistem gulutan. Gulutan ini untuk melindungi tanaman dari genangan air. Habis turun hujan deras, ya air harus cepat dialirkan. Kalau nggak, tanaman bisa mati, “ tuturnya.

Saeman menambahkan kendala lain berupa serangan hama ulat. Ulat harus dimatikan satu per satu dari balik daun. Menurutnya, sulit diberantas dengan menggunakan obat pestisida.

“Tiap pagi saya periksa daun demi daun. Kalau ada ulat, dimatikan manual pakai jempol tangan. Kalau disemprot, agak susah. Di sini ya baru lahan ini yang mencoba budidaya buah tin, “ imbuh Saeman.

Ketika sudah matang, buah tin rasanya manis. Buah yang mendapatkan julukan buah suci dari taman surga ini memiliki banyak manfaat di dunia kesehatan. Buah tin diyakini berfungsi untuk membantu pembentukan sel darah merah, memperlancar pencernaan, mengurangi resiko penyakit jantung, mencegah asam urat, penangkal tumor dan masih banyak lagi manfaat lainnya. (MJ – 81).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *