Jambret HP Pelajar, Seorang Pria Dibekuk Polisi
Tersangka pelaku WSAH. (gambar atas) HP yang menjadi sasaran penjambretan.
Tersangka pelaku WSAH. (gambar atas) HP yang menjadi sasaran penjambretan.

Rembang – Polres Rembang membongkar kasus penjambretan HP yang terjadi di jalan raya Desa Mondoteko Rembang. Seorang tersangka pelaku dibekuk.

Pemilik HP adalah Amara Natasya Deandia (16 tahun), warga Desa Pasar Banggi, Kecamatan Rembang Kota. Semula Amara pada tanggal 04 Maret lalu sekira pukul 10.30 WIB, mengendarai sepeda motor dan melintas di jalan lingkar sebelah barat Puskesmas Rembang II Desa Mondoteko. Posisi Amara membonceng motor rekannya, akan mengerjakan tugas sekolah ke rumah teman di Desa Ketanggi.

Kala itu Amara memegangi HP Xiaomi miliknya di tangan kanan. Tak berselang lama, dari arah belakang muncul seorang pria mengendarai sepeda motor matic langsung merampas HP tersebut. Pelaku melarikan diri ke arah barat. Korban sudah berusaha mengejar, tapi kehilangan jejak. Setelah itu korban melapor ke Polres Rembang.

Kasat Reskrim Polres Rembang melalui Kaur Binops Satreskrim, Iptu Moch. Edi Sismanto menjelaskan usai menerima laporan, pihaknya melakukan penyelidikan. Seiring dengan perkembangan penyelidikan, polisi akhirnya menangkap tersangka pelaku berinisial WSAH (22 tahun), warga Desa Banggi Petak Kecamatan Kaliori. Menurut pengakuan tersangka, HP hasil penjambretan dipakai sendiri.

“Jadi HP nya itu kan pakai tali tangan, dipegang gitu aja. Cuman korban nggak menyadari dibuntuti tersangka dari belakang. HP sebenarnya mau dijual sama orang lain. Niat menjual belum terlaksana, tersangka berhasil kami tangkap. Soal bagaimana kok bisa menangkap tersangka, biar menjadi rahasia polisi, “ ujarnya.

Iptu Moch. Edi Sismanto mengimbau masyarakat, terutama kaum wanita untuk lebih waspada ketika membawa HP di jalan raya maupun tempat umum. Sering kali warga teledor menaruh HP, sehingga rawan memancing tindak kejahatan.

“Di luar sering kita jumpai ada ibu – ibu naik motor, kemudian HP nya ditaruh di dekat stang atau dikalungkan di pergelangan tangan. Kami himbau hindari yang seperti itu, karena memancing niat pelaku berbuat jahat. Simpan saja di tempat yang aman, “ ucap polisi yang tinggal di Tawangsari Kelurahan Leteh, Rembang ini.

Dalam kasus pengungkapan jambret tersebut, polisi mengamankan barang bukti HP Xiaomi beserta dashbook dan 1 unit motor Honda Vario bernomor polisi K 6641 BW yang menjadi sarana tersangka beraksi. Sampai Senin siang (02 April 2018) tersangka masih dikorek keterangannya oleh penyidik, guna mengetahui kemungkinan menjambret di tempat lain. (MJ – 81).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *