Apabila Pendaftar Anggota Polri Bawa Surat Sakti, Begini Tindakan Panitia
Ilustrasi penerimaan anggota Bintara Polri.
Ilustrasi penerimaan anggota Bintara Polri.

Rembang – Bagi pendaftar calon anggota Polri yang ketahuan membawa “surat sakti” atau menggunakan jasa calo akan langsung didiskualifikasi oleh pihak panitia.

Kepala Bagian Sumber Daya (Sumda) Polres Rembang, Kompol Riwayat Sosiyanto menjelaskan masalah tersebut, setelah pendaftaran calon anggota Polri mulai berlangsung tahun ini.

Meski sudah sering disampaikan bahwa proses penerimaan bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), ternyata masih saja muncul oknum – oknum yang mengaku bisa meloloskan seseorang menjadi anggota Polri. Ia mengimbau masyarakat jangan mudah percaya. Bahkan kalau bisa segera dilaporkan kepada Polres Rembang siapa pelakunya, supaya ditindaklanjuti. Menurutnya lebih baik para pendaftar percaya dengan kemampuan diri sendiri.

“Kami menekankan kembali untuk tidak percaya pada siapapun yang mengaku bisa memasukkan menjadi anggota Polri. Bahkan kalau ada orang ngaku kayak gitu, tolong laporkan ke Polres Rembang. Kami sudah diperintahkan oleh pimpinan, untuk menjalankan proses ini bersih dari percaloan. Kalau ada pendaftar bawa surat sakti dari si A si B, langsung kami diskualifikasi, “ tegas Riwayat.

Kompol Riwayat Sosiyanto menambahkan pendaftaran calon anggota Polri sudah dibuka mulai tanggal 26 Maret – 11 April 2018. Mulai tamtama, brigadir sampai taruna Akpol, jadwalnya bersamaan. Pendaftaran menggunakan sistem online, setelah itu dilanjutkan dengan penyerahan berkas administrasi antara tanggal 26 Maret sampai 12 April. Tahapan berikutnya dilanjutkan pemeriksaan administrasi awal tanggal 03 – 15 April 2018 di Mapolres Rembang.

“Yang mau daftar tamtama, brigadir maupun Akpol silahkan, waktunya bareng. Polres Rembang sendiri tugasnya verifikasi dan pemeriksaan administrasi awal. Pas pemeriksaan administrasi awal, dokumen asli harus dibawa ke Polres. Kita akan bekerja sama dengan Dindukcapil, Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olahraga serta Kementerian Agama, untuk memeriksa dokumen tersebut,“ terangnya.

Bagi warga yang akan mendaftar menjadi calon anggota Polri, bisa langsung membuka sistem penerimaan anggota Polri pada website penerimaan.polri.go.id. Sampai dengan Kamis sore, website tersebut sudah diakses lebih dari 15 juta pengunjung. (MJ – 81).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *